Nias Sebelum Datangnya Agama
Menurut kepercayaan di Nias pada masa itu, seseorang yang meninggal rohnya tetap hidup dan bertempat tinggal dimana-mana. Roh tersebut dapat mendatangkan sakit kepada manusia. Untuk menjauhkan diri dari hal itu, seorang dukun (Ere) melepas seekor ayam putih yang masih hidup di bawah pohon, pecahan periuk diletakkan dibawahnya agar roh yang ada di pohon (saho, bela) menjauhkan mereka dari mala petaka.
Pada masa dulu ada juga kebiasaan yang terdapat pada sebagian masyarakat Nias yaitu memenggal kepala orang. Memotong kepala orang dalam kepercayaan di Nias mempunyai dua pengertian:
- Pengertian dinamisme; pemenggalan dilakukan untuk menambah kekuatan gaib bagi orang yang melakukannya, kepala yang di potong ini digantungkan pada dinding di samping bagian tirisan atap rumahnya.
- Pengertian animisme; kepala yang dipenggal diletakkan di samping kuburan seorang Tuhenori, Salawa atau Balugu sebagai pendampingnya di dunia arwah.
Adapun setelah agama Kristen masuk istilah Lowalangi diartikan sebagai Tuhan. Istilah ini sebenarnya sudah ada sebelum agama masuk. Lowalangi sebenarnya nama salah seorang dewa dalam kepercayaan orang Nias pada masa lalu. Dewa ini tidak merusak atau merugikan, tapi hanya mengawasi dan juga membantu manusia. Oleh karena itu dewa Lowalangi ini tidak begitu ditakuti.
unik yach ...
ReplyDeletewuih... kuEren Ea..... Budaya indonesia emang Te.O.Pe.Be.Ge.Te....
ReplyDeleteDunia antropologi mank keren banget... pa lagi klo sudah study etnografi, pasti nyenengin banget dech...
ReplyDeleteEtn0grafi...jd pgn ke papua...
ReplyDeleteSTUDY EKSPLORASI TENTANG PERILAKU
ReplyDeleteMEROKOK PADA SISWA XII IPS 3
SMA NEGERI 1 SUKOHARJO TAHUN 2009
Disusun Guna Memenuhi
Nilai Mata Pelajaran Sosiologi
Disusun Oleh:
Nama : Rini Susilowati
No. Absen/No. Induk : 29 / 13136
Nama : Yustina
No. Absen/No. Induk : 41 / 13147
SMA NEGERI I SUKOHARJO
2008 / 2009
PENGESAHAN
Penelitian ini disetujui dan disahkan
Hari :
Tanggal :
Sukoharjo,
Pembimbing
Luwes T.A,S.Sos
NIP. 19760817 200604 2 007
MOTTO
1. Jika suatu benda diberikan kepada orang lain, maka benda tersebut akan berkurang, tetapi jika ilmu yang diberikan kepada orang lain, maka ilmu tersebut tidak akan berkurang.
2. Junjunglah adat istiadat di tempat orang lain, meskipun aneh bagi kita.
3. Tak seorangpun bisa meningkatkan taraf hidupnya tanpa ambil resiko.
4. Seberapa besar masalah, seberapa rumit masalah asalkan kita mau berusaha pasti dapat terselesaikan.
PERSEMBAHAN
Penelitian ini penulis persembahkan kepada :
1. Keluarga besar SMA Negeri I Sukoharjo
2. Ayah dan Ibu tercinta
3. Teman–teman
4. Pembaca yang budiman.
KATA PENGANTAR
Puji syukur peneliti panjatkan ke hadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya sehingga peneliti, sehingga peneliti dapat menyelesaikan laporan hasil penelitian study eksplorasi tentang perilaku merokok pada siswa XII IPS 3 SMA Negeri I Sukoharjo pada tahun 2009.
Laporan ini disusun guna memenuhi nilai mata pelajaran Sosiologi semester II. Atas terselesainya laporan penelitian ini, tidak lupa ingin mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu, diantaranya :
1. Bp. Sukirno selaku kepala sekolah yang telah menyediakan fasilitas yang dibutuhkan peneliti.
2. Ibu Luwes selaku guru mata pelajaran Sosiologi yang telah membimbing peneliti dalam menulis laporan ini.
3. Para informan yang telah memberikan informasinya.
4. Orang tua yang telah memberikan dukungan kepada peneliti.
Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam penulisan laporan penelitian ini. Oleh karena itu peneliti mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca demi sempurnanya laporan ini.
peneliti
DAFTAR ISI
Halaman Judul i
Halaman Pengesahan ii
Halaman Motto iii
Halaman Persembahan iv
Kata Pengantar v
Daftar isi vi
Abstraksi vii
Bab I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang 1
B. Perumusan masalah 2
C. Tujuan penelitian 2
D. Manfaat penelitian 2
Bab II. TINJAUAN PUSTAKA
A. Definisi / Penjelasan istilah 4
B. Tinjauan / Kajian Teori 5
C. Kerangka Berfikir 5
Bab III. METODE PENELITIAN
A. Jenis Penelitian 6
B. Lokasi Penelitian 6
C. Waktu Penelitian 6
D. Populasi dan Sampel 6
E. Teknik Pengambilan Sampel 7
F. Teknik Pengumpulan Data 7
G. Teknik Analisa Data 8
Bab VI. PEMBAHASAN
A. Deskripsi Lokasi 9
B. Alasan / Latar Belakang 9
C. Proses Terjadinya 12
Bab VII. PENUTUP
A. Kesimpulan 13
B. Saran 13
DAFTAR PUSTAKA 15
LAMPIRAN
A. Daftar Pertanyaan 16
B. CV 17
C. Denah SMA Negeri 1 Sukoharjo 18
ABSTRAKSI
STUDY EKSPLORASI TENTANG PERILAKU MEROKOK PADA SISWA XII IPS 3 SMA NEGERI 1 SUKOHARJO TAHUN 2009, Rini Susilowati dan Yustina.
Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji lebih dalam mengenai perilaku-perilaku merokok yang dilakukan siswa XII IPS 3 SMA Negeri 1 Sukoharjo. Penelitian ini untuk mengetahui mengapa terjadi perilaku merokok di kalangan siswa XII IPS 3 dan menjelaskan proses terjadinya perilaku merokok tersebut.
Dalam penelitian ini, teori yang digunakan adalah teori Differencial Association yang dikemukakan oleh Edwin H. Sutherland.
Jenis penelitian yang digunakan adalah study eksplorasi tentang perilaku merokok di kalangan siswa XII IPS 3 SMA Negeri 1 Sukoharjo yang dilakukan pada bulan Januari sampai bulan Maret. Sampel diambil secara purposive dan data diperoleh dengan wawancara. Analisa data dilakukan secara kualitatif.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar informan menyatakan pernah merokok. Alasan mereka merokok karena ingin dianggap lelaki, merefresh pikiran dank arena telah merasa kecanduan. Beberapa saran juga disampaikan kepada berbagai pihak.
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Setiap masyarakat memiliki norma, yaitu ukuran mengenai perilaku yang dianggap baik. Begitu pula kehidupan di lingkungan sekolah, norma memberikan petunjuk mengenai perilaku yang semestinya diikuti oleh warga sekolah. Ada dua kemungkinan tanggapan terhadap norma-norma tersebut. Kemungkinan yang pertama adalah siswa bersedia mentaati norma dan aturan yang berlaku. Artinya siswa akan berperilaku sesuai dengan aturan, yang disebut dengan konformitas. Tetapi ada pula kemungkinan siswa tidak bersedia menaati aturan. Selalu ada kelompok siswa yang melanggar aturan-aturan yang berlaku di lingkungan sekolah.
Namun, kenyataan yang terlihat dewasa ini kebanyakan siswa melakukan pelanggaran terhadap aturan-aturan, baik di sekolah maupun di luar sekolah (masyarakat). Banyak sekali penyimpangan yang sering dilakukan oleh siswa. Salah satunya merokok di sekolah. Pada awalnya siswa membawa perilaku ini dari lingkungan masyarakat yang kemudian ditularkan pada temannya di sekolah. Tetapi ada juga yang berasal dari teman kelasnya secara langsung.
Oleh karena itu, peneliti ingin mengkaji lebih dalam mengenai perilaku-perilaku merokok yang dilakukan siswa di sekolah, terutama siswa kelas XII IPS 3 SMA Negri 1 Sukoharjo. Baik mengenai alasan siswa mencoba merokok maupun tempat dimana biasanya siswa merokok serta kapan biasanya hal itu dilakukan.
B. Perumusan Masalah
Sesuai dengan latar belakang yang telah diuraikan. Maka dapat dirumuskan :
A. Mengapa terjadi perilaku merokok di kalangan siswa XII IPS 3 SMA Negeri 1 Sukoharjo ?
B. Bagaimana proses terjadinya perilaku merokok di kalangan siswa XII IPS 3 SMA Negeri 1 Sukoharjo tahun 2009 ?
C. Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah :
1. Memenuhi tugas mata pelajaran Sosiologi.
2. Ingin mengetahui perilaku merokok di kalangan siswa XII IPS 3 SMA Negeri 1 Sukoharjo tahun 2009.
3. Ingin mengetahui proses terjadinya perilaku merokok di kalangan siswa XII IPS 3 SMA Negeri 1 Sukoharjo tahun 2009.
D. Manfaat Penelitian
Manfaat dari penelitian ini adalah :
1. Dengan mengetahui tentang perilaku merokok di kalangan siswa XII IPS 3 SMA Negeri 1 Sukoharjo tahun 2009, maka akan dapat menambah wawasan bagi para pembaca.
2. Dengan mengetahui tentang perilaku merokok di kalangan siswa XII IPS 3 SMA Negeri 1 Sukoharjo tahun 2009, maka dapat member masukan bagi pihak/instansi sekolah atau instansi-instansi lainnya untuk menyikapi masalah merokok di kalangan siswa XII IPS 3 SMA Negeri 1 Sukoharjo.
3. Dengan mengetahui perilaku merokok di kalangan siswa XII IPS 3 SMA Negeri 1 Sukoharjo tahun 2009, maka dapat member landasan bagi penelitian lebih lanjut.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
A. Definisi / Penjelasan Istilah
Menurut Soerjono Soekanto, nilai adalah konsepsi-konsepsi abstrak di dalam diri manusia, mengenai apa yang dianggap baik dan apa yang dianggap buruk. (Sosiologi, kelas X)
Menurut C. Kluckhohn, nilai bukan keinginan, tetapi apa yang diinginkan. Hal ini berarti bahwa nilai bukan hanya diharapkan, tetapi diusahakan sebagai sesuatu yang pantas dan benar bagi diri sendiri dan orang lain.
Norma adalah aturan/ketentuan yang mengikat kelompok warga dalam masyarakat, dipakai sebagai panduan, tatanan dan pengendali tingkah laku yang sesuai.
Eksplorasi : 1. Penyelidikan, penjajagan, penjelajahan dengan tujuan memperoleh pengetahuan yang lebih banyak.
2. Kegiatan untuk memperoleh pengalaman-pengalaman baru dari situasi yang baru. (KUBI)
Perilaku : tanggapan atau reaksi individu terhadapp rangsangan atau lingkungan. (KBBI)
Siswa : murid (terutama pada sekolah dasar dan menengah)
Perilaku menyimpang : suatu perilaku yang diekspresikan oleh seorang atau beberapa orang anggota masyarakat yang secara disadari atau tidak disadari, tidak menyesuaikan diri dengan norma-norma yang berlaku dan telah diterima masyarakat.
Peraturan : tatanan (petunjuk, kaidah, ketentuan) yang dibuat untuk mengatur.
B. Tinjauan / Kajian Teori
Dalam penelitian ini menggunakan Teori Differensial Association yang dikemukakan oleh Edwin H. Suterland.
Menurut Erdin H. Suterland, ia menyatakan bahwa perilaku menyimpang merupakan perilaku yang disebabkan karena hubungan differensiasi. Maksudnya, seorang yang berperilaku menyimpang biasanya terlebih dahulu mempelajari bagaimana caranya menjadi orang yang menyimpang. Sehingga semakin lama berinteraksi, maka mereka akan menerapkan tingkah laku yang sama-sama menyimpang.
C. Kerangka Berfikir
Berdasarkan teori differencial association, perilaku merokok di kalangan siswa kelas XII IPS 3 SMA Negeri 1 Sukoharjo disebabkan oleh interaksi dengan lingkungannya. Siswa merokok biasanya terlebih dahulu belajar dari siswa lainnya yang sudah merokok. Kemudian siswa itu melakukan interaksi, sehingga siswa yang tadinya belum merokok akan mencoba untuk merokok dan akhirnya akan menjadi sebuah kebiasaan.
BAB III
METODE PENELITIAN
A. Jenis Penelitian
Dalam penelitian yang berjudul study eksplorasi tentang perilaku merokok pada siswa XII IPS 3 SMA Negeri 1 Sukoharjo tahun 2009 menggunakan penelitian eksploratif yaitu sebuah penelitian yang digunakan untuk menggali lebih dalam tentang topic utama yaitu perilaku merokok di kalangan siswa XII IPS 3 SMA Negeri 1 Sukoharjo.
B. Lokasi Penelitian
Penelitian ini dilakukan di lingkungan SMA Negeri 1 Sukoharjo khususnya kelas XII IPS 3.
C. Waktu Penelitian
Waktu yang digunakan dalam penelitian ini adalah pada bulan Januari sampai bulan Maret.
D. Populasi dan Sampel
Populasi adalah sekumpulan unit-unit elementer atau hal yang menjadi sumber pengambilan sampel untuk memenuhi syarat tertentu berkaitan dengan masalah peneliti. Populasi juga dapat diartikan sebagai keseluruhan subyek yang menjadi pusat perhatian peneliti. Dalam penelitian ini, populasi yang diambil adalah seluruh siswa SMA Negeri 1 Sukoharjo.
Sampel adalah bagian yang mewakili populasi. Jadi, dalam penelitian ini, sampel yang diambil adalah beberapa siswa dari SMA Negeri 1 Sukoharjo.
E. Teknik Pengambilan Sampel
Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara purposive. Teknik purposive adalah teknik penarikan sampel dengan cara mensyaratkan atau mengambil ciri-ciri sampel yang diambil. Dengan ini, peneliti mengambil sampel dengan ciri-ciri :
1. Siswa pernah merokok
2. Bibir hitam
3. Gigi berwarna kuning
4. Bau mulut berbau rokok
Dari ciri-ciri tersebut diatas ditetapkan 4 orang secara kuota sebagai sampel.
F. Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara bebas yaitu teknik pengumpulan data dengan memberikan atau mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada informan. Pertanyaan-pertanyaan tersebut telah disediakan oleh peneliti.
G. Teknik Analisa Data
Dalam penelitian ini teknik yang digunakan adalah teknik analisa data secara kualitatif, yang meliputi collecting, reduksi data, data display dan condusing.
BAB IV
PEMBAHASAN
A. Deskripsi Lokasi
Dalam penelitian ini, peneliti melakukannya di SMA Negeri 1 Sukoharjo. Khususnya di kelas XII IPS 3. Kelas XII IPS 3, siswanya berjumlah 41 siswa yang terdiri dari 23 siswa putri dan 18 siswa putra.
B. Alasan / Latar Belakang
1. Frekuensi merokok siswa XII IPS 3
TABEL 4.1
Frekuensi merokok siswa XII IPS 3
Informan %
Pernah
Tidak pernah 4
0 100
0
4 100
Sumber : Penelitian sendiri.
Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa :
100% informan menyatakan bahwa informan pernah merokok.
2. Frekuensi merokok siswa XII IPS dalam 1 hari
TABEL 4.2
Frekuensi merokok siswa XII IPS 3 dalam 1 hari
Informan %
Kadang
Sering
Tidak menentu 1
2
1 25
50
25
4 100
Sumber : Penelitian sendiri.
Dari tabel diatas, dapat disimpulkan bahwa 25% informan dalam 1 hari tidak tentu untuk merokok.
3. Alasan mencoba merokok
TABEL 4.3
Alasan mencoba merokok
Informan %
Dianggap laki-laki
Merefresh pikiran
Kecanduan 1
2
1 25
50
25
4 100
Sumber : Penelitian sendiri.
Dari tabel diatas, dapat disimpulkan bahwa 25% informan menyatakan bahwa alasan informan mencoba untuk merokok karena merasa kecanduan.
C. Proses Terjadinya
1. Sumber belajar merokok
TABEL 4.4
Sumber belajar merokok
Informan %
Diri sendiri
Keluarga
Diajak teman 1
2
1 25
50
25
4 100
Sumber : Penelitian sendiri.
Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa 50% informan belajar merokok dari keluarganya.
2. Tempat biasanya merokok
TABEL 4.5
Tempat biasanya merokok
Informan %
Kantin
Tempat parkir
UKS 1
1
2 25
25
50
4 100
Sumber : Penelitian sendiri.
Dari tabel diatas, dapat disimpulkan bahwa 25% informan menyatakan bahwa biasanya informan tersebut biasanya merokok di kantin.
3. Waktu biasanya merokok
TABEL 4.6
Waktu biasanya merokok
Informan %
Jam istirahat
Jam kosong
Saat nongkrong
Setelah makan 1
1
1
1 25
25
25
25
4 100
Sumber : Penelitian sendiri.
Dari tabel tersebut, dapat disimpulkan bahwa 25% informan tersebut biasanya merokok saat jam istirahat.
4. Asal uang untuk membeli rokok
TABEL 4.7
Asal uang untuk membeli rokok
Informan %
Uang saku
Minta teman 3
1 75
25
4 100
Sumber : Penelitian sendiri.
Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa 75% informan tersebut mendapatkan yang untuk membeli rokok dari uang saku.
BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa :
1. Sebagian besar informan pernah merokok. Namun, dalam 1 hari ada yang tidak tentu untuk merokok, ada yang kadang-kadang. Tetapi ada juga yang 1 hari selalu merokok. Alasan mereka karena ingin dianggap lelaki, merefresh pikiran dan karena telah merasa kecanduan dengan rokok.
2. Siswa kelas XII IPS 3 yang merokok belajar merokok dari keluarga, diajak teman. Tetapi ada juga yang memiliki inisiatif dari diri sendiri untuk merokok. Biasanya mereka merokok saat jam istirahat, jam kosong, saat nongkrong dan setelah makan. Mereka melakukannya di beberapa tempat yaitu di kantin, tempat parkir bahkan di UKS. Uang yang digunakan untuk membeli rokok mereka dapatkan dari yang saku. Tetapi, ada juga yang hanya meminta kepada temannya.
B. SARAN
1. Bagi orang tua hendaknya selalu memperhatikan dan mengawasi putra-putrinya agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang menyimpang.
2. Bagi pihak sekolah hendaknya memberikan hukuman bagi siswa-siswinya yang menyimpang agar penyimpangan itu tidak terulang kembali.
3. Bagi siswa hendaknya selalu menaati aturan-aturan yang ada di sekolah dan tidak melakukan hal-hal yang menyimpang agar tidak merugikan.
DAFTAR PUSTAKA
Poerwadarminta. 1976. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka.
Subagiyo dan Mardian Wibowo. 2006. Sosiologi. Jakarta : Piranti Darma Kalokantama
Sunarto dan Kamanto. 1998. Pengantar Sosiologi. Jakarta : Fakultas Ekonomi UI.
LAMPIRAN
A. Daftar Pertanyaan
Teknik Wawancara
No. Identitas :
Nama :
Tempat tinggal :
1. Apakah anda pernah merokok ?
2. Seberapa sering anda merokok dalam 1 hari ?
3. Mengapa anda merokok ?
4. Darimana anda belajar merokok ?
5. Dimana biasanya anda merokok ?
6. Kapan anda biasanya merokok ?
7. Darimana anda mendapatkan uang untuk membeli rokok ?
B. CV
Peneliti I
Nama : Rini Susilowati
Tempat, tanggal lahir : Wonogiri, 15 Juni 1991
Alamat : Ngasinan Rt 04/02, Wonoharjo, Wonogiri
Pendidikan : 1. TK Wonoharjo II
2. SD Negeri II Mento
3. SMP Negeri 5 Wonogiri
4. SMA Negeri 1 Sukoharjo
Nama orang tua
Ayah : Parwoto
Ibu : Parti
Alamat : Ngasinan Rt 04/02, Wonoharjo, Wonogiri
Peneliti II
Nama : Yustina
Tempat, tanggal lahir : Sukoharjo, 12 Agustus 1991
Alamat : Kepuh Rt 01/03, Kunden, Bulu, Sukoharjo
Pendidikan : 1. TK Kunden I
2. SD Negeri Kunden I
3. SMP Negeri 1 Bulu
4. SMA Negeri 1 Sukoharjo
Nama orang tua
Ayah : Pandoyo
Ibu : Sariyem
Alamat : Kepuh Rt 01/03, Kunden, Bulu, Sukoharjo
bu.....postingny pnelitian gmna???karakter gk ckup....
ReplyDeletebenny ips2
Please, saya orang Nias. Itu hoax artikel di atas
ReplyDelete